Tersesat di Hutan, Wanita Selandia Baru Bertahan dengan Minum ASI

Tersesat di Hutan, Wanita Selandia Baru Bertahan dengan Minum ASI

- detikNews
Senin, 11 Mei 2015 11:49 WIB
Tersesat di Hutan, Wanita Selandia Baru Bertahan dengan Minum ASI
Susan OBrien bersama suaminya sebelum tersesat (Facebook/Tim Fookes Morning Show)
Wellington -

Seorang wanita di Selandia Baru tersesat di tengah hutan belantara, saat mengikuti lomba lari. Namun wanita ini berhasil selamat dengan meminum ASI-nya sendiri dan mengubur dirinya di dalam tanah saat menghilang lebih dari 24 jam.

Seperti dilansir AFP, Senin (11/5/2015), Susan O'Brien (29) dilaporkan hilang saat mengikuti lomba lari sejauh 20 kilometer di wilayah hutan setelan Wellington pada Minggu (10/5) waktu setempat. O'Brien mengambil jalur yang salah hingga akhirnya tersesat.

O'Brien pun terjebak di wilayah terpencil, tanpa bisa menemukan jalan keluar maupun menemukan garis akhir. Saat itu, O'Brien meyakini dirinya akan mati karena menghadapi hujan deras dan angin kencang saat malam hari. O'Brien terus berdoa dan memikirkan keluarganya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hanya mengenakan pakaian lari yang tipis, O'Brien berusaha menghangatkan diri dengan mengubur dirinya di dalam tanah. Dia juga mengaku dirinya bertahan hidup dengan meminum ASI-nya, karena dia memang sedang dalam masa menyusui anaknya yang masih bayi.

"Saya hanya terus menumpuk tanah di atas tubuh saya dan setiap saat saya mendengar sesuatu, saya berteriak minta tolong," tutur O'Brien kepada wartawan setelah dia berhasil diselamatkan.

O'Brien berhasil selamat setelah sebuah helikopter yang dilengkapi dengan sensor pendeteksi panas menemukan keberadaannya pada Senin (11/5) pagi waktu setempat.

"Satu hal yang membantu saya, saya sedang menyusui bayi saya, jadi saya masih punya sedikit ASI dan saya pikir itu akan membantu saya tetap berenergi," cerita O'Brien.

Setelah diselamatkan, O'Brien sempat emosional saat bertemu dengan suaminya, Daniel dan juga anak lak-lakinya Jayden (2) serta bayi perempuannya Meisha yang masih berusia 8 bulan. Dia kemudian dibawa ke rumah sakit setempat, untuk menjalani pemeriksaan medis lebih lanjut.

(nvc/ita)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads