Dalam serangan yang dilancarkan Jumat dini hari waktu setempat, koalisi Saudi menargetkan lokasi-lokasi gudang senjata yang digunakan para tentara loyalis mantan presiden Ali Abdullah Saleh, pendukung kuat pemberontak Syiah Houthi.
Menurut warga setempat, serangan-serangan udara di ibukota Sanaa tersebut berlangsung beberapa jam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Belum diketahui ada tidaknya korban dalam gempuran udara ini.
Para pemberontak Houthi yang telah menguasai Sanaa, saat ini tengah berupaya merebut kota Aden, Yaman selatan dari para milisi setempat.
Saudi dan koalisi negara-negara Teluk Arab lainnya mulai melancarkan operasi militer terhadap pemberontak Houthi di Yaman sejak 2 pekan lalu. Operasi militer ini mendapat dukungan dari Amerika Serikat yang akan mempercepat pengiriman bantuan senjata bagi koalisi Saudi.
(ita/ita)










































