"Mengecam keras serangan penembakan ... PBB mendukung solidaritas rakyat dan otoritas Denmark," ucap juru bicara Sekjen PBB, Stephane Dujarric, seperti dilansir AFP, Senin (16/2/2015).
"Tidak ada pembenaran untuk serangan terhadap warga sipil dan menegaskan perlunya mendukung kebebasan berekspresi dan toleransi," imbuhnya.
"Tidak ada ruang bagi anti-semitisme atau segala bentuk diskriminasi rasial, etnis maupun agama apapun di dunia ini," tegas Dujarric.
Penembakan brutal terjadi pada Sabtu (14/2) di dua lokasi terpisah di Copenhagen. Lokasi pertama di pusat kebudayaan yang tengah menggelar diskusi panel soal Islam dan kebebasan berbicara. Seorang pembuat film dokumenter, Finn Norgaard (55) tewas dalam penembakan tersebut.
Diskusi tersebut juga dihadiri Lars Vilks, seorang kartunis asal Swedia yang pernah membuat karikatur Nabi Muhammad dan juga dihadiri Duta Besar Prancis untuk Denmark.
Serangan kedua terjadi di sinagoge atau tempat ibadah Yahudi terbesar di Copenhagen. Pelaku melepas tembakan di luar sinagoge dan menewaskan seorang penjaga keamanan sinagoge, Dan Uzan (37).
Lima polisi setempat juga luka-luka dalam serangan tersebut. Sedangkan pelaku akhirnya ditembak mati polisi Denmark pada Minggu (15/2) waktu setempat.
(nvc/ita)











































