"Sepakat untuk mengirimkan dari negara kontributor lainnya, sejumlah suplai militer yang penting bagi pasukan Kurdi," demikian bunyi pernyataan dari kantor Perdana Menteri Inggris David Cameron atau Downing Street, seperti dilansir AFP, Rabu (13/8/2014).
Namun tidak disebutkan lebih lanjut negara mana yang akan menyediakan suplai persenjataan bagi pasukan Kurdi tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sejauh ini, Inggris mengesampingkan opsi untuk bergabung dengan operasi militer AS di Irak, yang ditargetkan pada militan ISIS. Kendati demikian, Inggris berusaha meningkatkan dukungan kemanusiaannya bagi pengungsi Irak.
Pada Selasa (12/8), angkatan udara Inggris mengirimkan dua helikopter jenis Chinook ke wilayah Irak, untuk misi kemanusiaan. Jet tempur Tornado yang ada di Siprus juga disiagakan jika diperlukan untuk menjalankan misi pengintaian dan pengawasan penyaluran bantuan kemanusiaan di Irak.
Inggris telah menyelesaikan misi penyaluran bantuan via udara di Gunung Sinjar, Irak bagian utara sebanyak 3 kali. Bantuan yang diberikan terdiri atas 3.180 dirigen air yang bisa digunakan berulang kali, yang diisi dengan 15.900 liter air bersih serta 816 lampu solar yang juga mampu mengisi daya telepon genggam.
(nvc/mad)










































