Kabar terakhir dari Reuters, Selasa (5/8/2014), pasukan darat Israel sudah menyelesaikan misi mereka untuk menghancurkan terowongan perbatasan Gaza yang digali oleh pasukan gerilya.
Data terakhir, sedikitnya ada 32 terowongan bawah tanah yang menghubungkan Palestina dan Mesir. Mereka menghancurkan terowongan itu dengan bom.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bagaimana cerita tentang terowongan Gaza? Berikut foto dan kisahnya:
Kenapa Ada Terowongan di Gaza?
|
Ilia Yefimovich/Getty Images
|
Terowongan itu dibangun sejak awal tahun 1980-an dan digali di kawasan sepanjang 14 km antara perbatasan Gaza dan Mesir, tepatnya di Kota Rafah. Sejak tahun 2005, Israel menguasai wilayah perbatasan dan Palestina tidak diberikan kontrol untuk checkpoint. Perbatasan pun ditutup.
Baru pada tahun 2006, setelah mendapat desakan dari Uni Eropa, perbatasan kembali dibuka, namun dengan syarat ketat dari pihak Israel.
Akibatnya, sebagian besar masyarakat Palestina menggunakan terowongan untuk menghindari pemeriksaan ketat dari kaum zionis.
Apa Fungsinya?
|
Ilia Yefimovich/Getty Images
|
Blokade di perbatasan Gaza membuat kebutuhan dasar di kawasan Palestina semakin sulit didapat. Mulai dari bahan bakar minyak, materi konstruksi hingga makanan dan obat-obatan jarang ditemui. Israel membatasi semuanya.
Satu-satunya cara untuk memenuhi kebutuhan itu akhirnya lewat terowongan. Sebagian besar penduduk Palestina pergi ke Mesir untuk mencari bantuan makanan, obat-obatan hingga bahan bakar.
Berikut daftar barang yang biasa diangkut lewat terowongan: makanan, hewan kebun binatang, obat-obatan, pakaian, suku cadang mobil, material gedung, senjata dan barang-barang mewah. Ada juga yang mengangkut uang dalam jumlah besar melalui terowongan tersebut.
Bagaimana Cara Membuatnya?
|
Ilia Yefimovich/Getty Images
|
Lazimnya, ada kerjasama antara pemilik rumah dan pengusaha yang berkepentingan dengan terowongan itu. Ada bagi hasil keuntungan bila yang diselundupkan adalah barang-barang komersil.
Ada terowongan canggih dengan ventilasi, listrik, saran komunikasi dan rel. Namun sebagian besar ada yang dibuat seadanya tentu dengan risiko longsor dan kecelakaan konstruksi.
Dalam sebuah laporan dari peneliti Palestina, banyak pembuat terowongan yang mempekerjakan anak-anak sebagai penggali. Karena itu, tak sedikit yang tewas saat proses pembuatannya. Data terakhir, ada 160 anak yang meninggal dunia saat proses penggalian.
Kenapa Ditakuti Israel?
|
Ilia Yefimovich/Getty Images
|
"Tidak mungkin rakyat Israel bisa hidup di dalam ancaman dari serangan lewat terowongan," kata PM Israel Benjamin Netanyahu.
Dalam beberapa kasus, militan Hamas memang berhasil membunuh tentara Israel setelah menyelinap lewat terowongan. Karena itu, pasukan Israel begitu bernafsu membasmi habis terowongan yang ada perbatasan Gaza.
Kabar terakhir, mereka sudah menghancurkan 32 terowongan di Gaza. Pihak Israel mengklaim tidak ada lagi terowongan yang bisa dimanfaatkan untuk menyerang mereka saat ini.
Bagaimana Rasanya Berada di Terowongan?
|
AFP/Jack Guez
|
Awalnya dia datang dari Mesir lalu masuk ke Palestina lewat Rafah. Dia kemudian masuk ke dalam sebuah rumah yang hancur karena dibom. Tak disangka, di bagian dalamnya ada pintu masuk terowongan yang lebar.
Dia pun masuk ke dalam terowongan tersebut. Tampak ada beberapa pilar penopang sepanjang terowongan. Ada beberapa tingkat di dalamnya. Kabel-kabel menjuntai di sepanjang terowongan. Lampu pun seadanya.
Menurut sang pemandu, terowongan itu dibangun oleh pihak Hamas dan seorang pengusaha di Gaza. Pengusaha itu membayar Hamas untuk akses barang-barang yang menjadi bahan baku di pabriknya. Namun Hamas juga memanfaatkan terowongan itu untuk membawa roket.
Halaman 2 dari 6










































