Para militan Sunni dari kelompok Islamic State of Iraq and the Levant (ISIL) tengah bergerak mendekati Baghdad, ibukota Irak setelah selama sepekan terakhir, mereka berhasil menguasai sejumlah daerah, termasuk kota Mosul.
"Oleh karena itu saya memutuskan bahwa kondisinya tepat untuk membuka kembali kedutaan kita di Teheran. Tapi ada berbagai isu praktis yang perlu kita selesaikan dulu," demikian pernyataan tertulis Menteri Luar Negeri Inggris William Hague kepada parlemen Inggris, seperti dilansir kantor berita AFP, Selasa (17/6/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam statemennya, Hague tidak secara langsung menyingggung situasi di Irak. Namun ditekannya, Iran merupakan negara penting di wilayah yang bergolak tersebut.
Pemerintah Inggris menutup kedutaannya di Teheran pada tahun 2011 lalu. Penutupan dilakukan setelah gedung kedutaan diserbu sekelompok massa. Sejak itu, Inggris pun menghentikan hubungan diplomatik penuh dengan Iran.
(ita/ita)











































