"Dia (Yingluck) telah dibebaskan," kata juru bicara junta Kolonel Winthai Suvaree seperti dilansir kantor berita AFP, Selasa (27/5/2014). Namun juru bicara tersebut tak bersedia menjelaskan kapan Yingluck dibebaskan.
Sebelumnya, sebanyak 155 pemimpin pemerintahan Thailand dan tokoh-tokoh oposisi telah ditahan militer menyusul kudeta militer yang terjadi di negeri itu. Mereka, termasuk Yingluck yag ditahan pada Jumat, 23 Mei lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan adanya kudeta militer, ada sejumlah ketentuan berbeda yang diterapkan militer di Thailand. Selain membubarkan demonstran, militer juga melakukan sensor pada media massa, di mana seluruh televisi dilarang beroperasi seperti biasa dan hanya diperbolehkan menyiarkan material militer.
Kemudian militer juga memberlakukan jam malam, yakni mulai pukul 22.00 hingga pukul 05.00 waktu setempat. Transportasi publik mulai beroperasi setelah jam malam, kondisi lalu lintas cenderung sepi. Mobil-mobil yang melintas harus menjalani pemeriksaan militer.
(ita/ita)











































