Wanita yang tidak disebutkan namanya ini, telah berusia 25 tahun ketika berhasil ditemukan oleh polisi. Dia diculik sejak tahun 2004 lalu dan disekap di rumah pelaku yang bernama Isidro Garcia (41), yang pernah menjadi kekasih ibu wanita tersebut.
Setelah keberadaan wanita ini terungkap, Garcia langsung ditangkap kepolisian setempat pada Selasa, 20 Mei waktu setempat. Demikian seperti dilansir AFP, Kamis (22/5/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada tahun 2007, korban dipaksa untuk menikahi pelaku dan kemudian tahun 2012, korban melahirkan seorang anak dari pelaku. Oleh otoritas setempat, pelaku dijerat dakwaan berlapis, mulai dari penculikan, pemerkosaan, perbuatan cabul terhadap anak di bawah umur dan penyekapan.
"Garcia (pelaku-red) mencekoki korban dengan narkoba dan membawanya ke rumahnya di Compton," jelas kepolisian setempat.
Pelaku menyekap korban di dalam garasi agar tidak kabur. Pelaku juga membuat dokumen dan kartu identitas palsu untuk korban.
"Beberapa bulan dan tahun terus berjalan, Garcia berulang kali memberitahu korban bahwa keluarganya sudah menyerah untuk mencarinya, dan jika korban berusaha kembali ke keluarganya, maka keluarganya akan dideportasi," imbuh kepolisian.
Korban dibawa pelaku tinggal berpindah-pindah tempat demi menghindari polisi. "Garcia sering menganiaya korban baik secara fisik maupun secara seksual," terang polisi.
"Bahkan meski ada kesempatan untuk kabur, setelah mengalami penganiayaan secara fisik maupun mental, korban tidak melihat adanya jalan keluar dari situasinya dan terpaksa hidup bersama Garcia di bawah penganiayaan fisik dan mental," tandasnya.
(nvc/ita)











































