10 Tahun Disekap, Wanita AS Berulang Kali Diperkosa dan Dianiaya

10 Tahun Disekap, Wanita AS Berulang Kali Diperkosa dan Dianiaya

- detikNews
Kamis, 22 Mei 2014 09:20 WIB
10 Tahun Disekap, Wanita AS Berulang Kali Diperkosa dan Dianiaya
Isidro Garcia (Santa Ana Police Department)
California - Seorang wanita di Amerika Serikat berhasil ditemukan dalam keadaan hidup setelah dilaporkan hilang oleh keluarganya sejak 10 tahun lalu. Rupanya sejak berusia 15 tahun, wanita ini diculik dan disekap oleh kekasih ibunya.

Wanita yang tidak disebutkan namanya ini, telah berusia 25 tahun ketika berhasil ditemukan oleh polisi. Dia diculik sejak tahun 2004 lalu dan disekap di rumah pelaku yang bernama Isidro Garcia (41), yang pernah menjadi kekasih ibu wanita tersebut.

Setelah keberadaan wanita ini terungkap, Garcia langsung ditangkap kepolisian setempat pada Selasa, 20 Mei waktu setempat. Demikian seperti dilansir AFP, Kamis (22/5/2014).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Korban memiliki sejumlah kesempatan untuk melarikan diri dari rumah pelaku di Santa Ana, Los Angeles, namun tidak melihat adanya jalan keluar bagi situasinya. Hingga akhirnya korban memberanikan diri menghubungi saudara perempuannya via Facebook dan akhirnya memiliki keberanian untuk melapor ke polisi.

Pada tahun 2007, korban dipaksa untuk menikahi pelaku dan kemudian tahun 2012, korban melahirkan seorang anak dari pelaku. Oleh otoritas setempat, pelaku dijerat dakwaan berlapis, mulai dari penculikan, pemerkosaan, perbuatan cabul terhadap anak di bawah umur dan penyekapan.

"Garcia (pelaku-red) mencekoki korban dengan narkoba dan membawanya ke rumahnya di Compton," jelas kepolisian setempat.

Pelaku menyekap korban di dalam garasi agar tidak kabur. Pelaku juga membuat dokumen dan kartu identitas palsu untuk korban.

"Beberapa bulan dan tahun terus berjalan, Garcia berulang kali memberitahu korban bahwa keluarganya sudah menyerah untuk mencarinya, dan jika korban berusaha kembali ke keluarganya, maka keluarganya akan dideportasi," imbuh kepolisian.

Korban dibawa pelaku tinggal berpindah-pindah tempat demi menghindari polisi. "Garcia sering menganiaya korban baik secara fisik maupun secara seksual," terang polisi.

"Bahkan meski ada kesempatan untuk kabur, setelah mengalami penganiayaan secara fisik maupun mental, korban tidak melihat adanya jalan keluar dari situasinya dan terpaksa hidup bersama Garcia di bawah penganiayaan fisik dan mental," tandasnya.

(nvc/ita)


Berita Terkait