"Every qualified American who wants to serve our country should have the opportunity, if they fit the qualifications and can do it," kata Hagel dalam sebuah program wawancara ABC, dan dilansir AFP, Minggu (11/5/2014).
Menurut Hagel, kebijakan tersebut tetap harus dibuka. " I'm open to that," ujar Kepala Pentagon itu.
Menurut dia, isu transgender di kalangan militer tidaklah sederhana. Terlebih, menjadi seorang transgender memerlukan perhatian medis.
"The issue of transgender is a bit more complicated," ujarnya.
Isu mengenai transgender sendiri bukan hal baru di kalangan militer AS. Mencuat pertama kali ketika seorang personel pasukan elite AS Navy SEAL, Chris Beck setelah hengkang dari kesatuannya. Pergolakan batin bergejolak saat Beck bergabung dengan rekan di kesatuan. Beck merasa dia bukanlah dirinya yang sebenarnya. Hingga akhirnya, dia memutuskan untuk menjadi Kristen Beck, seorang perempuan.
Kisah seorang mantan personel yang mengabdi 20 tahun di pasukan elite AS itu kini tertuang dalam bukunya berjudul 'Warrior Princess'.
"Chris benar-benar ingin jadi perempuan dan merasa dia adalah gadis," kata rekan Chris dalam penulisan buku itu, Anne Spekchard.
(ahy/ahy)











































