"Ada begitu banyak... 26 negara dalam pencarian ini. Tanpa koordinasi yang tepat, pesawat-pesawat dan kapal-kapal mereka akan bertabrakan satu sama lain," cetus mantan pemimpin negeri Jiran itu seperti dilansir The Star, Jumat (21/3/2014).
"Wilayah-wilayah yang harus mereka survei tidaklah mudah. Biarkan orang-orang berpikir itu mudah, namun percayalah, itu tidak mudah. Kita berurusan dengan orang-orang dari banyak negara dengan banyak peralatan yang berbeda," imbuh Mahathir.
Mengenai kemungkinan adanya serpihan pesawat yang terdeteksi di kawasan selatan Samudera Hindia, Mahathir berharap itu merupakan "indikasi nyata" bahwa pesawat telah jatuh.
"Memang ini bukan hal yang baik untuk dikatakan karena itu artinya pesawat jatuh dan para penumpang mungkin kehilangan nyawa mereka... namun setidaknya kita tahu apa yang terjadi," ujar Mahathir seraya berharap ada yang selamat dalam peristiwa tersebut.
(ita/nrl)











































