Pria yang bekerja di bidang periklanan ini menggunakan situs berbasis satelit Tomnod untuk pencarian. Tomnod merupakan produk dari perusahaan satelit DigitalGlobe yang memperbolehkan penggunanya untuk membantu misi pencarian via satelit bagi setiap insiden dunia. Cara kerja situs ini disebut juga online crowdsourcing, yakni dengan mengalokasikan setiap penggunanya dengan gambar citra satelit suatu wilayah yang masuk dalam misi pencarian. Sudah ada jutaan orang yang bergabung dalam pencarian MH370.
Pada 15 Maret lalu, dia menemukan sebuah objek berupa bercak putih yang bila ditelisik lebih dekat, membentuk benda-benda yang diduga puing pesawat. Temuan ini sudah dilaporkan ke Tomnod dan situs tersebut sudah memprosesnya. Koordinat temuan ini pun diketahui, yakni di LAT 5.652367 LONG 98.843894. Khusus untuk koordinat Google Maps: +5° 39' 20.0514",+98° 50' 38.0184". Titik ini berada di bagian bawah Malaysia dan utara Aceh.
"Temuan ini sudah dilaporkan ke Tomnod, mungkin mereka yang memprosesnya ke otoritas Malaysia," kata Kevin saat berbincang dengan detikcom, Selasa (18/3/2014).
Dari analisa Kevin, diduga ada logo dan serpihan pesawat MAS yang terlihat. Ini bisa nampak setelah dilakukan pembesaran gambar dengan program yang dimiliki Kevin.
Meski sudah membantu proses pelacakan, Kevin sangat berharap itu bukanlah pesawat MH370. Bila benar upaya pembajakan yang terjadi, dia sangat ingin para penumpang tetap hidup dan berada di suatu tempat yang aman.
"Doa saya itu bukan pesawatnya, saya nggak mengharapkan menemukan pesawatnya karena itu akan menjadi berita buruk bagi keluarga penumpang," kata Kevin.
(mad/nrl)











































