Dilaporkan insiden ini terjadi di rumah wanita berusia 85 tahun tersebut yang ada di kawasan Kampung Kutan Tengah, Wakaf Baharu, Malaysia. Kepala Kepolisian Distrik Tumpat, Inspektur Zaharudin Rasip membenarkan insiden ini.
"Penyelidikan awal menunjukkan bahwa Wan Meriam Wan Mahmood (85) tewas akibat sesak napas. Kami juga menemukan lima bekas sidik jari di lokasi kejadian," terang Zaharudin seperti dilansir The Star, Senin (3/3/2014).
Jenazah korban telah dilarikan ke Rumah Sakit Raja Perempuan Zainab II Kota Baru untuk menjalani post-mortem. Menurut Zaharudin, jenazah korban ditemukan oleh cucunya, Mohd Faizal Abdul Samad (30) yang tinggal tidak jauh dari rumah korban.
Menurut polisi, sang cucu menemukan neneknya tergeletak tak bernyawa di ranjangnya. Sang cucu mendatangi rumah neneknya setelah teleponnya berdering selama dua kali pada Minggu dini hari, yang menurutnya sangat aneh.
"Saya melihat bahwa itu nenek saya (yang menelepon). Ketika dia menelepon pertama kali, saya tidak cukup cepat menjawabnya dan ketika dia menelepon untuk kedua kalinya, saya menjawabnya tapi sama sekali tidak ada suara darinya," terang Mohd Faizal.
"Saya menjadi curiga karena nenek saya tidak pernah menggunakan teleponnya untuk menghubungi saya dan biasanya hanya menggunakannya untuk menerima panggilan. Saya bergegas ke rumahnya, dan di sana kondisinya sudah berantakan. Saya menemukan nenek saya tergeletak tak bergerak di ranjangnya dengan handuk menyumpal mulutnya," imbuhnya.s
Menurut Mohd Faizal, pintu belakang rumah neneknya dalam kondisi terbuka ketika dia tiba. Perhiasan emas milik sang nenek, termasuk kalung dan gelang, serta uang tunai, semuanya hilang.
(nvc/mad)











































