Bom Meledak Saat Malam Tahun Baru di Filipina, 7 Orang Tewas

Bom Meledak Saat Malam Tahun Baru di Filipina, 7 Orang Tewas

Ayunda W Savitri - detikNews
Kamis, 02 Jan 2014 12:22 WIB
Bom Meledak Saat Malam Tahun Baru di Filipina, 7 Orang Tewas
Ilustrasi (AFP)
Jakarta - Kemeriahan malam tahun baru harus dilumuri tragedi di Filipina. Sebuah ledakan mengegerkan Kota Sumirsip, Basilan, Filipina. Akibatnya, tujuh orang tewas dan lima orang mengalami luka-luka pada Selasa malam lalu (31/12).

Direktur wilayah Autonomous Region Muslim Mindanao (ARMM), Kepala Inspektur Noel Delos Reyes mengatakan bahwa insiden ledakan terjadi pukul 22.22 waktu setempat di rumah milisi Manuel Cisneros di Zona 6, Barangay Tumahubong di Kota Sumisip. Militer menduga Abu Sayyaf Group (ASG) berada di balik peristiwa pemboman ini.

Adapun lima korban tewas yang berhasil diidentifikasi, adalah Rey Limbin, Elbert Gomoba, Kitarul Kaddik, Leniebel Cisneros, dan Lourdes Ablong. Sementara, tiga orang yang mengalami luka-luka telah berhasil diidentifikasi antara lain Rining Dingcong, Janice Dincong, dan Jesa Dincong.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dikutip dari Manila Bulletin, Kamis (2/1/2014), Kapten Jefferson Somera selaku juru bicara Divisi Infanteri Angkatan Darat Pertama mengatakan bahwa enam dari tujuh korban tewas seketika sewaktu ledakan terjadi. Sementara, korban ketujuh tewas di Rumah Sakit Umum Zamboanga di Zamboanga City.

"Ada perbedaan versi laporan yang kami terima, jadi sementara ini kami masih ingin mengetahui lebih lanjut dahulu apa yang sebenarnya terjadi," ungkap Reyos kepada Manila Bulletin.

Menurutnya, laporan awal yang ia terima mengatakan bahwa ledakan itu disebabkan oleh sebuah perangkat yang telah diimprovisasi. Namun, di sisi lain dikatakan bahwa sebuah granat yang menyebabkan ledakan pada pesta pergantian tahun tersebut. Kuat dugaan jika insiden ini sudah direncanakan jauh-jauh hari.

"Ada beberapa anggota milisi yang hadir dalam pesta itu. Sehingga, kita tidak menutup adanya kemungkinan jika granat tersebut sengaja diledakkan," pungkas Reyes.

(nwk/nwk)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini