Turis Taiwan yang Diculik di Malaysia Berterima Kasih ke Militer Filipina

Turis Taiwan yang Diculik di Malaysia Berterima Kasih ke Militer Filipina

Rita Uli Hutapea - detikNews
Sabtu, 21 Des 2013 17:18 WIB
Turis Taiwan yang Diculik di Malaysia Berterima Kasih ke Militer Filipina
Chang (kanan) dikawal seorang polwan (AFP)
Taipei, - Seorang turis Taiwan yang diculik sekelompok pria bersenjata di pulau resor Malaysia, tiba di tanah airnya hari ini setelah diselamatkan di Filipina selatan. Wanita itu pun sangat berterima kasih kepada militer Filipina yang menyelamatkannya.

Dalam tayangan televisi terlihat, wanita Taiwan bernama Chang An-wei tersebut berjalan ke arah minibus yang diparkir di bandara dekat Taipei, Taiwan setelah dirinya tiba siang waktu setempat. Wanita berumur 58 tahun itu sempat melambai sejenak ke media.

Chang dilaporkan akan dibawa ke rumah sakit di Taipei untuk menjalani pemeriksaan medis.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Chang ditemukan oleh marinir Filipina di sebuah desa dekat Talipao, kota di pinggiran pulau Jolo, Filipina tempat militan Abu Sayyaf diketahui beroperasi. Sedang suami Chang tewas dibunuh kelompok bersenjata saat penculikan itu terjadi.

"Saya pikir saya ingin mengatakan, saya sangat berterima kasih kepada militer Filipina yang memberikan pertolongan dan bantuan yang besar untuk menyelamatkan saya. Terima kasih banyak," kata Chang dalam pesannya yang disiarkan sejumlah media Taiwan.

Chang dan suaminya, Hsu Li-min tengah berlibur di pulau Pom Pom di negara bagian Sabah, Malaysia, dekat pulau Sulu, Filipina ketika sekelompok pria bersenjata menyerang pada 15 November lalu. Mereka menculik Chang dan membunuh suaminya.

Menurut media Taiwan, keluarga Chang diduga memberikan uang tebusan sekitar US$ 300 ribu kepada para penculik untuk menjamin pembebasan wanita itu.

(ita/ita)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini