Presiden Iran Peringatkan Munculnya Talibanisasi di Suriah

Presiden Iran Peringatkan Munculnya Talibanisasi di Suriah

Novi Christiastuti - detikNews
Jumat, 27 Sep 2013 15:20 WIB
Presiden Iran Peringatkan Munculnya Talibanisasi di Suriah
Bashar al-Assad (EPA)
New York - Konflik Suriah tiada berkesudahan. Presiden baru Iran Hassan Rowhani pun mengingatkan bahwa Suriah bisa menjadi surga para ekstremis seperti era Taliban di Afghanistan. Oleh karena itu, Presiden Rowhani mendorong kerjasama dunia internasional untuk mengakhiri perang saudara di Suriah.

Peringatan ini disampaikan Presiden Rowhani di hadapan forum think tank di New York, meskipun Iran sendiri merupakan sekutu dekat Suriah. Rowhani tetap menegaskan bahwa pihaknya tidak menerima begitu saja tudingan AS bahwa rezim Suriah telah menewaskan ribuan orang dalam serangan kimia bulan lalu.

"Pemerintah kami mengecam keras penggunaan senjata kimia di Suriah," ujar Rowhani seperti dilansir AFP, Jumat (27/9/2013). Namun Rowhani tidak menyebutkan secara langsung siapa yang bersalah dalam serangan tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya juga prihatin dengan adanya medan pelatihan di sejumlah wilayah Suriah bagi ideologi ekstremis dan menjadi titik awal bagi para teroris, yang mengingatkan kita pada wilayah lain yang berdekatan dengan perbatasan timur dengan kami pada tahun 1990-an," sebutnya merujuk pada keberadaan Taliban di Afghanistan selama tahun 1996-2001 lalu.

"Isu ini tidak hanya menjadi keprihatinan bagi kami, tapi juga bagi banyak negara lainnya, oleh karena itu dibutuhkan kerjasama dan usaha bersama dalam menemukan solusi politik yang bertahan lama," imbuh Rowhani.

Iran yang dipimpin oleh teokrasi Syiah terang-terangan menentang pemerintah Taliban di Afghanistan yang jelas-jelas menerima militan Al-Qaeda dan memaksakan Islam Sunni. Sedangkan Suriah yang dipimpin oleh Presiden Bashar al-Assad yang cederung sekuler, kini tengah melawan para pemberontak yang didominasi kelompok garis keras Sunni.

Presiden Rowhani tengah berkunjung ke markas PBB dalam rangka menghadiri Sidang Majelis Umum. Dalam kunjungan ini, Rowhani juga mengungkapkan niatnya untuk memperbaiki hubungan Iran dengan negara-negara Barat yang selama ini tegang.

(nvc/ita)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads