Kevin Rudd 'Si Karismatik' Terancam Kalah dalam Pemilu

Pemilu Australia

Kevin Rudd 'Si Karismatik' Terancam Kalah dalam Pemilu

Novi Christiastuti - detikNews
Sabtu, 07 Sep 2013 14:34 WIB
Kevin Rudd Si Karismatik Terancam Kalah dalam Pemilu
Kevin Rudd (news.com.au)
Brisbane - Perjalanan karier politik Perdana Menteri Australia Kevin Rudd mengalami pasang-surut. Pernah didepak dari kursi perdana menteri oleh partainya sendiri, Rudd tidak kehilangan harapan dan kembali ke dunia politik hingga menghadapi pemilu melawan kandidat oposisi yang diprediksi akan mengalahkannya.

Keputusan Rudd untuk kembali ke politik dengan melengserkan PM Julia Gillard membuat publik terkejut. Tampaknya, politisi berusia 55 tahun ini telah memaafkan partainya dan bersedia kembali ke dunia politik.

"Anda telah melihat saya pada saat saya di titik teratas dan juga saat saya berada di titik terbawah," tutur Rudd mengenai sejarah karier politiknya yang tak biasa, seperti dilansir AFP, Sabtu (7/9/2013).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sempat menjabat sebagai Menteri Luar Negeri Australia dan juga anggota parlemen, kemunculan Rudd dinilai mampu penyelamat bagi Partai Buruh yang mengalami penurunan elektabilitas. Sosoknya yang dinilai banyak pihak sangat karismatik, dianggap akan mampu menarik simpati para pemilih dibanding Gillard.

Meski sejumlah jajak pendapat menyebut Rudd akan kalah telak dari kandidat oposisi Tony Abbott, masih ada kemungkinan bagi Rudd untuk terpilih menjadi Perdana Menteri Australia kembali. Sehari sebelum pemilu digelar, Rudd juga mengutarakan niatnya untuk berjuang hingga akhir.

Namun ketika dimintai tanggapan soal kemungkinan kekalahannya dan apakah dia akan bertahan menjadi tokoh oposisi jika kalah, Rudd tak banyak komentar. "Ini adalah politik. Anda mengambil satu langkah pada satu waktu," ucapnya.

Rudd memenangkan pemilu secara telak pada tahun 2007 lalu dengan mengalahkan kandidat konservatif John Howard. Kemenangan Rudd ini menjadi kemenangan besar Partai Buruh karena berhasil mengakhiri dominasi Partai Liberal sejak bertahun-tahun sebelumnya.

Sosok Rudd yang berkarisma membuatnya banyak dipuja oleh pendukungnya, namun sayangnya semakin lama sosoknya berubah menjadi egois dan banyak pendukungnya yang kecewa pada perubahan ini. Hingga akhirnya, Rudd dilengserkan oleh wakilnya di Partai Buruh Julia Gillard yang kemudian menjadi wanita pertama yang menjadi PM Australia.

Lahir dari keluarga sederhana di Queensland, Rudd memiliki masa kecil yang cukup keras. Dia sempat terpaksa tidur di mobil ketika usia 11 tahun ketika keluarganya diusir dari rumah peternakan mereka pasca ayahnya meninggal.

Rudd sempat menjadi diplomat di beberapa negara termasuk Swedia dan China, sebelum menjadi politisi. Dia dikenal fasih berbicara bahasa Mandarin dan memiliki hubungan dekat dengan negara-negara Asia saat menjabat PM Australia. Rudd menikah dengan Therese Rein yang kini dikenal sebagai pengusaha wanita terkenal di Australia. Keduanya dikarunia tiga anak.

(nvc/gah)


Berita Terkait