Belum diketahui penyebab jatuhnya jet latih tersebut. Juru bicara Kementerian Pertahanan Korsel menyatakan seperti dilansir kantor berita AFP, Rabu (28/8/2013), penyelidikan tengah dilakukan untuk memastikan sebab-sebab jatuhnya pesawat T-50 tersebut.
Ini merupakan kecelakaan kedua dalam waktu kurang dari setahun ini yang melibatkan pesawat T-50. Pesawat tersebut merupakan pesawat supersonik asli pertama Korsel yang dikembangkan bersama oleh Korea Aerospace Industries dan Lockheed Martin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Indonesia memesan T-50 sebanyak 16 unit pada tahun 2011 lalu. Pemerintah Seoul pun saat ini tengah dalam pembahasan kontrak serupa dari Filipina dan Irak.
(ita/nrl)











































