Aparat Mesir kembali melakukan penahanan dua tokoh Ikhwanul Muslimin. Keduanya adalah seorang pendakwah terkemuka dan seorang juru bicara kelompok tersebut.
Menurut sumber militer Mesir seperti dilansir kantor berita AFP, Rabu (21/8/2013), pendakwah Safwat Hegazy ditangkap di dekat perbatasan Mesir dengan Libya. Hegazy telah menjadi buronan setelah surat perintah penangkapan atas dirinya dikeluarkan menyusul penggulingan presiden terpilih Mohamed Morsi.
Sementara Mourad Ali, juru bicara partai Kebebasan dan Keadilan Ikhwanul Muslimin ditangkap di bandara Kairo saat dia akan bertolak menuju Italia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, pemimpin Ikhwanul, Mohamed Badie juga ditahan pada Selasa, 20 Agustus pagi waktu setempat. Pada Juli lalu, otoritas Mesir mengeluarkan sekitar 300 surat perintah penangkapan terhadap para anggota Ikhwanul Muslimin.
(ita/nrl)











































