Seperti diberitakan AFP, Rabu (5/6/2013), polisi menangkap Carlos Aguilar (47) di tempat latihannya di Kota Bilbao setelah tetangga mendengar suara jeritan dari dalam ruangan latihan itu.
Setelah berhasil menobrak masuk, polisi menemukan seorang WTS berumur 29 tahun yang terluka parah. Wanita itu meninggal setelah sempat menjalani perawatan di rumah sakit.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Carlos mendirikan perguruan bela diri dan menyebut dirinya seorang master beladiri dari Barat yang pertama yang belajar di sekolah Shaolin. Ia mengklaim pernah menjadi juara dunia tiga kali dan juara Spanyol sebanyak 8 kali.
Namun klaim Carlos itu ditolak oleh pejabat dan institusi beladiri Spanyol. Anggota Dewan Kota Bilbao mengutuk terjadinya kejahatan itu dan meminta pengadilan untuk bertindak cepat dan tegas pada kasus-kasus kekerasan terhadap perempuan.
(fiq/fjr)











































