AS Minta Korut Berhenti Membuat Ancaman Provokatif

AS Minta Korut Berhenti Membuat Ancaman Provokatif

- detikNews
Kamis, 04 Apr 2013 09:45 WIB
AS Minta Korut Berhenti Membuat Ancaman Provokatif
rudal Korut disiapkan (Sky News)
Washington, - Korea Utara (Korut) kembali mengancam akan melancarkan serangan nuklir ke Amerika Serikat. Gedung Putih pun meminta Korut untuk berhenti membuat ancaman-ancaman.

"Kita hari ini telah melihat statemen Korut, yang lagi-lagi membuat ancaman-ancaman tak berguna dan tidak konstruktif," ujar juru bicara Dewan Keamanan Nasional AS Caitlin Hayden seperti dilansir kantor berita AFP, Kamis (4/4/2013).

Dikatakan Hayden, statemen-statemen provokatif itu hanya akan semakin mengucilkan Korut dari komunitas internasional dan mengganggu tujuan pembangunan ekonominya. "Korut harus menghentikan ancaman-ancaman provokatifnya dan sebaiknya berkonsentrasi pada mematuhi kewajiban internasionalnya," tandas Hayden.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebelumnya, militer Korut dalam statemen yang dirilis kantor berita resmi Korut, KCNA, menyatakan bahwa operasi serangan nuklir atas AS telah disetujui dan siap dilaksanakan.

Militer Korut bahkan mengingatkan bahwa perang bisa terjadi hari ini atau besok. "Operasi tiada ampun pasukan bersenjata revolusioner kami dalam hal ini telah dianalisa secara final dan diratifikasi," demikian statemen militer Korut.

Ancaman ini disampaikan Korut seiring upaya Washington meningkatkan pertahanan rudalnya di Pasifik. AS akan mengirimkan rudal-rudal pencegat ke Guam dan mengerahkan dua kapal penghancur Aegis ke wilayah tersebut.

Bulan lalu, Korut juga telah mengancam akan melancarkan serangan nuklir preemtif terhadap Amerika Serikat. Bahkan pekan lalu, komando tertinggi militer Korut memerintahkan unit-unit roket strategis untuk disiagakan.

(/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads