Awalnya, Zhou Xijun membawa kabur sebuah mobil di provinsi Jilin pada Senin, 4 Maret waktu setempat. Bayi laki-laki itu berada di dalam mobil yang dicuri Zhou.
"Zhou menemukan seorang bayi di kursi belakang mobil curian itu, lalu berhenti di pinggir jalan sebelum mencekik bayi itu hingga tewas dan menguburkannya di bawah salju," demikian pernyataan kepolisian Jilin seperti dilansir kantor berita AFP, Rabu (6/3/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Media China ramai memberitakan peristiwa sadis itu hari ini. Topik ini pun mendominasi situs-situs media sosial China, bahkan jauh lebih menarik perhatian daripada sidang tahunan parlemen China yang dimulai Selasa (5/3).
Menurut harian Global Times, orangtua sang bayi meninggalkan anak mereka seorang diri di dalam mobil selama 10 menit, dengan mesin mobil tetap menyala. Tak lama kemudian mereka menyadari bahwa mobil telah dibawa kabur. Tidak jelas mengapa sang bayi ditinggalkan seorang diri.
Kejadian ini menggemparkan publik China dan memicu kemarahan banyak pihak. Bahkan banyak yang menyerukan agar Zhou dihukum mati. "Membunuh dia sekali tak akan cukup," cetus seorang pengguna Sina Weibo, situs sejenis Twitter.
Kepolisian masih terus menyelidiki kasus ini.
(ita/nrl)











































