Proses Eksekusi Mati 4 Napi Disiarkan Langsung TV China

Proses Eksekusi Mati 4 Napi Disiarkan Langsung TV China

- detikNews
Jumat, 01 Mar 2013 17:20 WIB
Proses Eksekusi Mati 4 Napi Disiarkan Langsung TV China
Naw Kham sebelum dieksekusi (Xinhua)
Beijing - Proses menjelang eksekusi mati empat narapidana kasus pembunuhan di China, ditayangkan secara langsung di televisi setempat. Keempat napi ini dihukum mati atas pembunuhan 13 nelayan asal China di Sungai Mekong, tahun 2011 lalu.

Tayangan televisi setempat menyiarkan keempat narapidana tersebut dibawa secara terpisah dari penjara hingga ke lokasi eksekusi. Keempatnya akan dieksekusi dengan cara disuntik mati. Demikian seperti dilansir AFP, Jumat (1/3/2013).

Yang pertama dibawa adalah Naw Kham, yang merupakan pemimpin geng narkoba asal Myanmar. Terlihat mengenakan celana abu-abu dan cardigan warna abu-abu, Naw tampak tersenyum ketika digiring keluar dari penjara Kunming di Provinsi Yunnan, China.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dengan tangan diborgol, Naw terlihat sedikit meringis kesakitan ketika petugas mengikatkan tali di lengan dan tubuh bagian atasnya. Kilatan cahaya kamera dan sinar matahari menyoroti Naw yang kemudian digiring ke dalam sebuah mobil van untuk dibawa ke lokasi eksekusi mati.

Adegan yang sama selanjutnya terjadi pada 3 narapidana lainnya yang diketahui sebagai anak buah Naw, yakni Hsang Kham dari Thailand, Yi Lai yang tak diketahui asalnya, dan Zha Xika dari Laos. Satu per satu mereka dibawa keluar selang beberapa menit kemudian.

Namun tidak diketahui pasti apakah stasiun televisi nasional China, CCTV yang menayangkan proses eksekusi ini juga menayangkan momen eksekusi mati keempat narapidana tersebut.

Keempat pria ini, bersama dengan dua pria lainnya, dinyatakan bersalah atas berbagai tindak pidana, mulai dari pembunuhan berencana, perdagangan narkoba, penculikan dan pembajakan kapal. Para pelaku yang merupakan satu geng ini dibekuk aparat gabungan dari sejumlah negara, seperti China, Laos, Myanmar, dan Thailand pada operasi penggerebekan awal tahun 2012 lalu.

Setelah eksekusi dilakukan, pengadilan akan menyerahkan jasad keempat narapidana ini beserta barang-barang peninggalan mereka kepada kerabat atau keluarga mereka di negara asal masing-masing.

(nvc/ita)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads