Kekasih Mahasiswi India: Orang Lewat Tak Ada yang Menolong Kami

Kekasih Mahasiswi India: Orang Lewat Tak Ada yang Menolong Kami

Rita Uli Hutapea - detikNews
Sabtu, 05 Jan 2013 17:44 WIB
Kekasih Mahasiswi India: Orang Lewat Tak Ada yang Menolong Kami
New Delhi, -

Kekasih mahasiswi India yang meninggal setelah diperkosa secara bergiliran di dalam bus di New Delhi, menceritakan detail peristiwa mengerikan itu. Pria itu mengungkapkan bagaimana dirinya dan korban tergeletak di jalanan selama hampir satu jam, tanpa ada yang menolong.

Dalam wawancara dengan jaringan televisi Zee News, pria yang tidak disebutkan namanya itu mengatakan, dirinya sempat dipukul dengan batang besi sebelum dilempar dari atas bus bersama kekasihnya yang telah diperkosa secara brutal.

Setelah dilempar dari dalam bus, pria itu berteriak-teriak minta tolong. Sejumlah orang yang lewat, pergi begitu saja tanpa menghiraukan mereka. Padahal saat itu, kondisi korban, sang mahasiswi berumur 23 tahun, sangat mengenaskan. Tubuhnya bersimbah darah dan tanpa busana.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ada beberapa orang yang lewat namun tak ada yang menolong. Sebelum polisi datang, saya berteriak minta tolong tapi mobil-mobil, becak dan orang lainnya yang lewat tidak berhenti," kata pria itu seperti dilansir kantor berita Reuters, Sabtu (5/1/2013).

Keduanya tergeletak di jalanan selama sekitar 45 menit sebelum kendaraan polisi tiba di lokasi. Namun parahnya, begitu tiba di lokasi, polisi tidak langsung menolong korban. Mereka malah berdebat soal kemana akan melaporkan insiden tersebut.

"Kami terus berteriak ke polisi: 'tolong berikan kami pakaian' namun mereka sibuk membahas ke kantor polisi mana kasus kami akan dilaporkan," kata pria tersebut dalam wawancara itu.

Sang mahasiswi yang menjadi korban pemerkosaan brutal pada 16 Desember itu, meninggal dunia setelah 13 hari dalam kondisi kritis di rumah sakit. Kejadian ini telah menimbulkan kemarahan publik India dan memicu serangkaian aksi demonstrasi.

(ita/ita)


Berita Terkait