Myanmar Selidiki Kecelakaan Pesawat Fokker 100

Myanmar Selidiki Kecelakaan Pesawat Fokker 100

- detikNews
Rabu, 26 Des 2012 15:46 WIB
Myanmar Selidiki Kecelakaan Pesawat Fokker 100
Ilustrasi
Yangon, - Otoritas Myanmar menyelidiki penyebab kecelakaan pesawat penumpang yang dipenuhi para turis asing. Sebanyak dua orang tewas dan 11 lainnya luka-luka ketika pesawat tersebut jatuh dan terbakar saat akan mendarat.

Pesawat Fokker 100 tersebut jatuh di lapangan dekat bandara Heho saat kabut tebal menyelimuti pada Selasa, 25 Desember kemarin. Bandara tersebut merupakan pintu masuk ke destinasi wisata populer Inle Lake. Dalam insiden ini, ekor pesawat patah dan kemudian terbakar.

Salah seorang penumpang yang merupakan pemandu tur berkebangsaan Myanmar tewas dalam insiden itu. Korban jiwa lainnya adalah seorang pengendara motor yang tengah melintas di lokasi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pihak maskapai Air Bagan mengatakan, korban luka termasuk dua warga Amerika Serikat yang telah diterbangkan ke Bangkok, Thailand untuk menjalani perawatan. Para korban luka lainnya adalah dua warga Inggris, seorang pria Korea dan pilot serta kopilot.

"Kami masih bekerja untuk menemukan penyebabnya," kata wakil direktur jenderal Departemen Aviasi Sipil Win Swe Tun yang memimpin investigasi kecelakaan ini, seperti dilansir kantor berita AFP, Rabu (26/12/2012).

Dikatakannya, pesawat tua tersebut tampaknya telah menabrak tiang listrik saat mendekati bandara. Pesawat tersebut mengangkut 71 orang. "70 dari 71 orang di dalam pesawat selamat dan satu meninggal, ini sangat langka," imbuhnya.

Pihak Air Bagan menyebut insiden ini sebagai "pendaratan darurat". Seorang saksi mata menyebutkan, kobaran api telah terlihat di pesawat sebelum pesawat jatuh.

"Kami mengikuti pesawat itu karena terbakar saat terbang," kata seorang warga desa bernama Phoe La Pyae (27). "Ketika kami melihat pesawat itu, sayap sudah patah," imbuhnya. "Itu sangat mujur. Seandainya pintu keluar darurat tidak dibuka, tak ada yang akan selamat," tuturnya.

(ita/nrl)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads