Menurut Gedung Putih seperti dilansir kantor berita AFP, Jumat (7/12/2012), kepada Morsi, Obama mengatakan bahwa penting bagi para pemimpin Mesir dari berbagai haluan politik agar mengesampingkan perbedaan-perbedaan mereka, dan menyetujui langkah yang akan membawa Mesir maju.
"Presiden Obama menelepon Presiden Morsi hari ini untuk menyampaikan keprihatinan mendalamnya akan korban tewas dan para demonstran yang terluka di Mesir," demikian statemen yang dikeluarkan juru bicara Gedung Putih Jay Carney.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam percakapan telepon itu, Obama pun "menekankan dukungan AS yang terus-menerus untuk rakyat Mesir dan transisi mereka menuju demokrasi yang menghormati hak-hak semua warga Mesir."
Sebanyak 7 orang tewas dalam bentrokan antara para pendukung Morsi dan kelompok-kelompok oposisi pada Rabu, 5 Desember lalu. Insiden itu merupakan krisis politik terburuk sejak Morsi dilantik pada Juni lalu menggantikan Hosni Mubarak. Sebanyak 644 orang lainnya luka-luka dalam peristiwa bentrokan demonstran tersebut.
(ita/nrl)











































