Pria muda bernama Patrizio Franceschelli ini melempar putra kandungnya, Claudio ke sungai Tiber pada Februari lalu. Diketahui bahwa saat itu kondisi sungai sangat dingin karena berada dalam penghujung musim dingin.
Perbuatan keji Franceschelli ini dilakukan setelah dirinya terlibat pertengkaran dengan kekasihnya yang juga ibu si anak. Mengenaskan, jasad Claudio baru bisa ditemukan sekitar sebulan kemudian. Jasad bocah malang tersebut terbawa aliran sungai hingga terdampar di wilayah pantai yang berjarak berkilo-kilometer dari lokasi kejadian.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini adalah kemenangan yang hebat. Hakim mengakui bahwa terdakwa didorong oleh motif yang keji dan kejam," ujar pengacara ibunda si bayi, Germano Paolini, menanggapi vonis tersebut.
Franceschelli yang seorang pengangguran ini diketahui pernah memiliki catatan kriminal sebelumnya, yakni terkait kasus narkoba.
Saat kejadian, seorang pejalan kaki yang berprofesi sebagai sipir penjara memergoki aksi keji Franceschelli yang melempar anaknya ke dalam sungai. Franceschelli sempat berusaha melarikan diri, namun dengan cepat polisi setempat berhasil menangkapnya.
Tidak disebutkan bagaiman reaksi ibu si anak atas hukuman yang diterima Franceschelli ini.
(/)











































