"Dalang serangan bom pada sebuah bus di Tel Aviv (21 November) yang melukai 29 orang, berhasil ditangkap beberapa jam setelah serangan," demikian pernyataan Badan Keamanan Domestik, Shin Bet, seperti dilansir AFP, Jumat (23/11/2012).
Namun sayang tidak disebutkan ada berapa pelaku yang berhasil ditangkap aparat setempat. Serangan tersebut terjadi di dekat kota Ramallah, Tepi Barat, pada saat jam lalu lintas padat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Masih menurut Shin Bet, para pelaku juga mengakui pihaknya merekrut seorang pria keturunan Arab-Israel untuk melakukan serangan bom tersebut.
Diketahui bahwa serangan bom terjadi pada Rabu (21/11) kemarin, beberapa jam sebelum gencatan senjata disepakati. Ledakan bom menimpa sebuah bus yang tengah melaju di jalanan kota Tel Aviv. Ledakan terjadi pada tengah hari di jalanan paling sibuk di dekat museum Tel Aviv dan tidak jauh dari pintu gerbang Kirya, markas besar pertahanan nasional Israel.
Ledakan bom menghancurkan jendela bagian belakang dan bagian samping bus. Dilaporkan sebanyak 29 orang luka-luka akibat insiden ini.
(nvc/mad)











































