Masing-masing pendukung menggunakan tanda hashtag (#) untuk menunjukkan dukungan mereka kepada para capres. Hashtag yang digunakan adalah #WhyImNotVotingForObama dan #WhyImNotVotingForRomney.
"#WhyImNotVotingForObama karena Christopher Stevens, Sean Smith, Glen Doherty, Tyrone Woods, dan Brian Terry tidak mempunyai hak pilih!" tulis seorang pemilik akun twitter @TheNewJenn, seperti dikutip dari AFP, Senin (5/11/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu salah satu pendukung Obama, menyerang Romney dengan kebijakannya yang tidak akan melegalkan praktik aborsi. Selain itu mereka juga menyerang Romney karena kebijakannya yang akan memberikan kerja outsourcing ke China dan India daripada di dalam negeri.
"#WhyImNotVotingForRomney karena tidak ada orang yang bisa mengatur seorang wanita untuk melakukan atau tidak melakukan sesuatu," ucap pemilik akun @EcheMadubuike, yang di-retweet sebanyak 1.700 kali oleh followernya.
"#WhyImNotVotingForRomney karena saya tidak mau memilih seseorang yang mengoutsourcing pekerjaan-pekerjaan utama ke China dan India," ujar @KarandeepDizzle.
Sentimen antara kedua pendukung capres ini hampir terjadi di setiap kota, dan berubah sesuai dengan pilihan mayoritas penduduk. Di Dallas-Forth Worth yang merupakan basis utama Partai Republik di negara bagian Texas, hashtag anti-Obama menjadi trending topic. Sementara #WhyImNotVotingForRomney di beberapa daerah yang dikenal liberal seperti di San Fransisco.
(riz/nrl)











































