Sobek-sobek Foto Norodom Sihanouk, Wanita China Diadili

Sobek-sobek Foto Norodom Sihanouk, Wanita China Diadili

Novi Christiastuti - detikNews
Rabu, 24 Okt 2012 15:14 WIB
Sobek-sobek Foto Norodom Sihanouk, Wanita China Diadili
Wang Zia Chao (AFP)
Phnom Penh, -

Pengadilan Kamboja memerintahkan pendeportasian seorang wanita asal China karena dinilai menghina mantan Raja Kamboja Norodom Sihanouk yang wafat pekan lalu. Aksi wanita ini menyobek dua foto mendiang Sihanouk telah memicu protes seribuan buruh di Kamboja.

Wanita bernama Wang Zia Chao ini bekerja sebagai kepala unit produksi pabrik garmen 'Top World' di Kamboja. Insiden ini berawal pada Senin (22/10) waktu setempat, saat Wang merasa kesal karena sejumlah pegawai terus-terusan memandangi dua buah foto hingga mengganggu pekerjaan mereka. Terbakar emosi, tanpa berpikir panjang Wang langsung merebut dan menyobek dua buah foto tersebut.

Ternyata foto tersebut merupakan foto mendiang Sihanouk. Nahas, insiden tersebut memicu kemarahan para pekerja pabrik tempat Wang bekerja. Polisi harus terjun ke lokasi untuk menenangkan sekitar 1.000 pekerja yang marah kepada Wang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Polisi kemudian terpaksa menangkap Wang. Di depan kuil suci kerajaan, Wang dipaksa meminta maaf kepada publik sembari tangannya dalam keadaan terborgol. Demikian seperti dilansir Channel News Asia, Rabu (24/10/2012).

Kemarin (23/10), Wang pun diadili di Pengadilan Phnom Penh atas perbuatannya tersebut. Di pengadilan, wanita berusia 43 tahun ini mengaku tak menyadari wajah yang ada dalam foto tersebut.

"Jika saya tahu... Saya tentu tidak akan melakukannya. Saya merasa menyesal atas kesalahan saya ini dan saya ingin meminta maaf kepada semuanya," ujar Wang.

Hakim Seng Neang menyatakan, Wang bersalah karena dengan sengaja merusak foto keluarga kerajaan. Dia divonis hukuman 1 tahun penjara dengan masa percobaan. Selain itu, Wang juga diwajibkan membayar denda sebesar 2 juta Riel atau setara Rp 4,7 juta. Tidak hanya itu, Wang juga dipecat dari pekerjaannya. Kemudian pengadilan pun memerintahkan Wang untuk dideportasi kembali ke China.

Tidak seperti negara tetangganya, Thailand, Kamboja memang tidak memberlakukan undang-undang yang tegas bagi setiap tindak penghinaan bagi kerajaan. Kasus penghinaan terhadap kerajaan terhitung jarang terjadi di negara ini.

(nvc/ita)


Berita Terkait