Insiden ini terjadi pada Sabtu (15/9) sekitar pukul 00.50 waktu setempat. Saat itu, gadis bernama T Nalidi Dewi (18) dan kakak perempuannya T Rina (20) dalam perjalanan pulang dari sebuah kuil dan usai makan malam di daerah Taman Pekan Baru, Malaysia.
Saksi mata menuturkan, Nalidi yang memboncengkan kakaknya memaksa untuk melintasi persimpangan kereta meskipun palangnya telah diturunkan. Akibat aksi ceroboh ini, kedua kakak-beradik ini pun tersambar kereta yang melintas, tanpa sempat menghindar atau menyelamatkan diri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami mengklakson mereka ketika kami mendengar ada bunyi kereta mendekat, tapi sayangnya sudah terlambat. Kami kemudian mendengar suara tabrakan yang keras," imbuhnya.
Nalidi tewas seketika di lokasi kejadian. Sementara kakaknya mengalami luka parah dan kini masih menjalani perawatan medis di rumah sakit setempat.
Kepala Kepolisian Kuala Muda Inspektur Ong Aik Chang menuturkan, kereta barang yang menabrak motor yang dikendarai korban tengah melaku dari Bukit Keteri, Perlis ke Kuala Lumpur. Dijelaskan Chang, korban sempat terseret kereta api sejauh 100 meter, sedangkan sang kakak terlempar ke pinggir rel kereta.
(nvc/ita)











































