Tolak Penghinaan Nabi Muhammad, Presiden Mesir Juga Kecam Kekerasan

Tolak Penghinaan Nabi Muhammad, Presiden Mesir Juga Kecam Kekerasan

Rita Uli Hutapea - detikNews
Kamis, 13 Sep 2012 17:17 WIB
Tolak Penghinaan Nabi Muhammad, Presiden Mesir Juga Kecam Kekerasan
serangan massa di Benghazi (AFP)
Kairo, -

Presiden Mesir Mohamed Morsi menolak penghinaan terhadap Nabi Muhammad dalam film kontroversial yag memicu aksi demo anti-AS di Mesir dan negara-negara lain. Namun Morsi juga menegaskan dirinya mengecam setiap kekerasan.

"Kami bangsa Mesir menentang semua bentuk serangan atau penghinaan terhadap Nabi kami. Saya mengutuk dan menentang semua yang menghina Nabi kami," cetus Morsi dalam kunjungan kenegaraan ke Brussels, Belgia.

"Tapi adalah tugas kami untuk melindungi tamu-tamu kami dan pengunjung dari luar negeri... Saya meminta semua orang untuk mempertimbangkan hal tersebut, jangan melanggar hukum Mesir... jangan menyerang kedutaan-kedutaan," tegas Morsi seperti dilansir AFP, Kamis (13/9/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Morsi juga mengutuk serangan di konsulat AS di Benghazi, Libya timur yang menewaskan Dubes AS Chris Stevens dan tiga stafnya. "Kami mengutuk apa yang terjadi di Benghazi," ujar pengganti diktator Hosni Mubarak itu.

"Kita semua tahu bahwa membunuh orang-orang yang tak bersalah itu bertentangan dengan Islam. Kebebasan mengungkapkan pendapat dan berdemonstrasi adalah terjamin namun tanpa serangan-serangan ke properti publik atau pribadi, misi-misi diplomatik atau kedutaan," tandas pemimpin baru Mesir tersebut.

Selain di Mesir, aksi protes atas film amatir "Innocence of Muslims" terjadi di beberapa negara seperti Yaman, Maroko, Sudan, Iran dan Tunisia. Film yang dibuat di AS itu telah menghina Nabi Muhammad karena menggambarkannya tidur dengan wanita-wanita.

(ita/)


Berita Terkait