"Aksi tersebut menekankan meningkatnya isolasi internasional atas rezim Assad dan meluasnya dukungan untuk rakyat Suriah dan perjuangan mereka untuk negara demokrasi yang mencerminkan aspirasi mereka dan menghormati HAM mereka," kata juru bicara Departemen Luar Negeri (Deplu) AS, Victoria Nuland.
Berdasarkan keputusan bersama yang disampaikan di akhir KTT OKI di Makkah, Arab Saudi, negara-negara anggota OKI sepakat mengenai 'perlunya menghentikan segera aksi-aksi kekerasan di Suriah'.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"OKI mengirimkan pesan kuat kepada rezim Assad dengan membekukan keanggotaan Suriah di OKI," cetus Nuland seperti dilansir kantor berita AFP, Kamis (16/8/2012).
"AS memuji OKI atas aksi dan komitmennya untuk solusi damai di Suriah," tandas Nuland.
Sebelumnya, status keanggotaan Suriah juga telah dibekukan di Liga Arab pada tahun 2011 lalu. Itu dilakukan terkait kekerasan militer yang dilakukan rezim Assad dalam menghadapi aksi-aksi demonstrasi antipemerintah di negerinya.
Liga Arab dan negara-negara Barat gencar mendesak pengunduran diri Assad demi menghentikan pertumpahan darah di negara tersebut. Namun rezim Assad bersikeras bahwa masa depan pemerintah berada sepenuhnya di tangan rakyat Suriah. Assad pun menyebut konflik yang terjadi di negaranya sebagai plot Barat dan rival-rival untuk menggulingkan kekuasaannya.
(ita/vit)











































