Ini berarti sudah dua warga Israel yang tewas bakar diri belakangan ini. Menurut juru bicara rumah sakit Tel HaShomer dekat Tel Aviv, Akiva Mafi meninggal akibat luka-luka bakar yang dideritanya pada 22 Juli lalu.
"Akiva Mafi telah meninggal akibat luka-luka bakarnya," kata juru bicara rumah sakit kepada radio militer Israel dan dilansir AFP, Rabu (1/8/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Silman yang tewas pada 20 Juli lalu itu merupakan warga Israel pertama yang mengambil langkah ekstrem tersebut. Aksi bakar diri itu telah ditiru oleh setidaknya enam orang lainnya.
Dalam surat yang dibacakan Silman sebelum membakar dirinya, Silman menuding pemerintah Israel "mengambil dari yang miskin dan menyerahkan kepada yang kaya."
Sebelumnya pada Minggu, 29 Juli waktu setempat lalu, pemerintah Israel menyetujui paket langkah-langkah penghematan yang dianggap esensial untuk mengurangi defisit anggaran dan melindungi perekonomian dari krisis yang telah melanda negara lainnya.
Yang menjadi inti rencana pengetatan tersebut adalah kenaikan dalam pajak pendapatan dan pajak penjualan. Langkah ini diyakini akan meningkatkan kemarahan publik yang telah meluas atas melonjaknya biaya hidup di Israel.
(ita/nvt)











































