"Suriah tidak akan mengunakan senjata kimia ataupun senjata inkonvensional lainnya terhadap warga sipil, dan hanya akan menggunakannya jika terjadi agresi luar," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Suriah Jihad Makdissi seperti dilansir kantor berita AFP, Senin (23/7/2012).
"Setiap cadangan senjata kimia yang ada, tak akan pernah digunakan terhadap rakyat Suriah," imbuhnya. Dikatakannya, jika terjadi serangan asing, "para jenderal akan memutuskan kapan dan bagaimana kami menggunakannya (senjata kimia)."
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, pemerintah Amerika Serikat menyatakan akan meminta tanggung jawab setiap pejabat Suriah yang terlibat dalam perilisan atau penggunaan senjata kimia negeri tersebut.
(ita/nrl)










































