Seorang Pekerja Tewas di Lokasi Pembangunan Stasiun MRT Singapura

Seorang Pekerja Tewas di Lokasi Pembangunan Stasiun MRT Singapura

Novi Christiastuti - detikNews
Rabu, 18 Jul 2012 12:51 WIB
Seorang Pekerja Tewas di Lokasi Pembangunan Stasiun MRT Singapura
Channel News Asia
Singapura, -

Sebuah kecelakaan kerja terjadi di lokasi pembangunan stasiun MRT di Bugis, Singapura. Dilaporkan seorang pekerja tewas dan seorang pekerja lainnya masih hilang, serta 8 orang lainnya luka-luka dalam peristiwa ini.

Insiden ini terjadi lokasi pembangunan stasiun kereta bawah tanah, Bugis Station, sekitar pukul 06.50 waktu setempat. Saat kejadian, scaffolding atau perancah besi yang biasa digunakan para pekerja untuk memanjat saat melakukan pembangunan, roboh. Perancah tersebut memiliki ketinggian sekitar 4 meter.

Area sejauh 5-10 meter dari lokasi kecelaakan kini diisolasi oleh aparat setempat. Sedangkan area pembangunan stasiun bawah tanah ini memiliki luas total 7.500 meter persegi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebanyak 8 pekerja mengalami luka-luka akibat insiden tersebut. Mereka tengah berada di atas perancah ketika insiden tersebut terjadi. Para korban luka dilarikan ke rumah sakit terdekat, Raffles Hospital, untuk mendapat perawatan.

Sedangkan upaya pencarian salah seorang pekerja yang hilang, masih terus dilakukan. Bahkan dengan menerjunkan 2 anjing pelacak di lokasi pembangunan yang ada di keadalaman 3-4 meter tersebut. Demikian seperti diberitakan oleh Channel News Asia, Rabu (18/7/2012).

Otoritas Transportasi Darat (LTA) Singapura menyatakan, pihaknya tengah menyelidiki lebih lanjut bagaiman insiden ini bisa terjadi. Sejumlah insinyur dan staf LTA berada di lokasi untuk membantu polisi menyisir lokasi kejadian.

Menurut LTA, struktur bangunan di Bugis Station sudah hampir selesai sehingga insiden ini tidak berpengaruh besar kepada publik dan lingkungan sekitarnya. Pihak LTA berusaha memeriksa seluruh perancah yang ada di lokasi pembangunan untuk memeriksa keamanannya.

(nvc/ita)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini