PBB Harus Selidiki Pembantaian Warga Suriah di Houla

PBB Harus Selidiki Pembantaian Warga Suriah di Houla

Rita Uli Hutapea - detikNews
Senin, 28 Mei 2012 18:10 WIB
PBB Harus Selidiki Pembantaian Warga Suriah di Houla
Damaskus, - Pembantaian warga sipil di Kota Houla, Suriah menghentak dunia. Organisasi HAM, Human Rights Watch (HRW) menyerukan PBB untuk menyelidiki pembunuhan masal yang menewaskan sedikitnya 108 orang itu, termasuk 49 anak-anak.

"Kofi Annan (utusan PBB-Liga Arab untuk Suriah -red) harus mendesak pemerintah Suriah untuk memberikan akses Komisi Penyelidikan yang ditunjuk PBB masuk ke negeri itu untuk menyelidiki," kata Sarah Leah Whitson, direktur Timur Tengah dan Afrika Utara untuk HRW seperti dilansir kantor berita AFP, Senin (28/5/2012).

"Selama orang-orang bersenjata bisa beroperasi dengan kekebalan, horor di Suriah akan terus terjadi," cetus Whitson.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pemerintah Suriah telah membantah keterlibatan dalam pembantaian yang terjadi di Houla, Suriah tengah pada 25 dan 26 Mei tersebut. Suriah pun berjanji akan melakukan investigasi atas pembunuhan massal warga sipil tersebut.

"Tak mungkin komisi militer Suriah bisa menyelidiki kejahatan mengerikan itu secara kredibel," kata Whitson.

Menurut HRW, pihaknya telah mewawancara para korban yang selamat dan aktivis-aktivis lokal mengenai peristiwa mengerikan itu. Mereka mengatakan, militer Suriah menggempur daerah tersebut pada 25 Mei dan pria-pria bersenjata yang mengenakan seragam militer, menyerang rumah-rumah di pinggiran kota dan membunuhi seluru keluarga.

"Semua saksi mata menyebutkan pria-pria bersenjata itu pro-pemerintah, namun mereka tidak tahu apakah mereka itu anggota militer Suriah atau milisi pro-pemerintah, yang oleh warga setempat disebut sebagai shabiha," demikian disampaikan HRW.

(ita/nrl)


Berita Terkait