Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov mengatakan, Assad membuat banyak kesalahan sejak aksi demo damai terjadi di Suriah pada Maret 2011 lalu.
"Kami yakin bahwa kepemimpinan Suriah telah merespons dengan keliru atas manifestasi protes damai sejak awal," kata Lavrov kepada radio Rusia, Kommersant FM seperti dilansir kantor berita AFP, Rabu (21/3/2012).
"Pemerintah Suriah -- meski berbagai janji yang telah dibuat sebagai respons atas seruan-seruan kita -- membuat banyak kesalahan," imbuh pejabat tinggi Rusia itu.
Pemerintah Suriah belakangan kian gencar mengisyaratkan bahwa pihaknya akan berhenti mendukung Assad setelah pergolakan di Suriah berlangsung setahun ini. Menurut para aktivis oposisi Suriah, lebih dari 9.100 orang telah tewas selama konflik tersebut.
Pemerintah Rusia bahkan telah menyatakan siap untuk mendukung resolusi Dewan Keamanan PBB atau DK PBB selama tidak mencantumkan ultimatum apapun terhadap Suriah. Sebelumnya Rusia, juga China telah memveto resolusi DK PBB mengenai Suriah.
(ita/nrl)











































