Seorang pria berumur 52 tahun disuntik mati di Texas, Amerika Serikat atas pembunuhan istrinya dan kekasih sang istri. Hingga saat-saat terakhir menjelang hukuman matinya, pria AS itu tetap mengaku tidak bersalah.
Keith Thurmond seperti diberitakan kantor berita AFP, Kamis (8/3/2012) telah dieksekusi mati pada Rabu, 7 Maret waktu setempat setelah dijatuhi vonis mati pada tahun 2002 silam. Pria itu didakwa membunuh istrinya yang berusia 32 tahun di depan putra mereka, yang ketika itu masih berumur 8 tahun.
Saat itu Thurmond dan istrinya telah berpisah namun belum resmi bercerai. Thurmond juga didakwa membunuh seorang pria berumur 35 tahun yang merupakan pacar istrinya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun hingga akhir hayatnya, pria itu bersikeras tidak membunuh ibu dari anaknya itu. "Saya cuma ingin bilang bahwa saya tidak bersalah, saya tidak membunuh istri saya," kata Thurmond kepada orang-orang yang menyaksikan hukuman matinya.
"Saya bersumpah pada Tuhan, saya tidak membunuhnya," cetusnya.
Hukuman mati ini merupakan yang ketujuh kalinya tahun ini di AS. Tiga di antaranya telah dilaksanakan di negara bagian Texas. Negara bagian tersebut tercatat paling banyak melakukan hukuman mati di AS.
(ita/nrl)










































