Dikutip dari AFP, Senin (5/3/2012), ada sekitar 150 mayat yang sudah ada di rumah sakit militer di kota tersebut. Jumlah angka orang yang cidera pun diperkirakan mencapai 1.500 jiwa.
"Ada lebih dari 100 tewas," kata Menteri Dalam Negeri, Raymond Mboulou.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Warga sekitar mendengar sedikitnya 5 kali ledakan dari pabrik tersebut. Bahkan ada juga ledakan yang terus terjadi meski dengan suara yang relatif kecil. Kondisi ini juga yang menghambat petugas pemadam kebakaran dan petugas penyelamat.
Belum ada penjelasan resmi dari pemerintah terkait ledakan ini. Namun Presiden Denis Sassou Nguesso sudah memerintahkan seluruh jajarannya untuk menyediakan tempat penampungan bagi warga yang mengungsi.
(mok/mok)










































