"China meminta semua pihak untuk tenang dan menahan diri, menjamin keamanan para pekerja China dan secepatnya melepaskan pekerja China atas dasar kemanusiaan," ujar juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Liu Weimin seperti diberitakan AFP, Selasa (31/1/2012).
Dalam sebuah pernyataan dari Kemenlu China disebutkan, pihaknya telah mengirimkan sebuah tim ke Sudan yang dipimpin oleh pejabat Kemenlu China untuk dapat membantu memecahkan masalah ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mereka baik-baik saja, mereka dalam keadaan sehat. Kami sangat mengkhawatirkan keamanan dan keselamatan mereka," ujar juru bicara People's Liberation Movement-North (SPLM-N), Arnu Ngutulu Lodi.
Para pekerja Cina tersebut terlibat dalam proyek pembangunan jalan di Kordofa Selatan. Sementara 29 pekerja China saat ini masih disandera, 17 orang lainnya telah dipindahkan ke tempat yang aman oleh tentara Sudan.
Ada kekhawatiran internasional atas situasi di Kordofa Selatan, di mana pemerintah memerangi gerilyawan etnis minoritas yang dulunya bersekutu dengan mantan pemberontak yang sekarang memerintah Sudan Selatan. Sudan Selatan memperoleh kemerdekaan dari Khartoum pada Juli 2011 lalu setelah puluhan tahun perang saudara.
(fiq/ita)











































