"Kami adalah orang terakhir yang meninggalkan kapal," kata kapten Francesco Schettin dalam sebuah wawancara dengan televisi Italia, seperti dilansir Telegraph, Selasa (17/1/2012).
Sebelumnya, Jaksa menyebut cara Schettino menangani kapal raksasa tersebut sebagai "tidak pada tempatnya." Dia diduga meninggalkan kapal lebih dulu dibandingkan para penumpang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dua orang penumpang, perwira militer Prancis Ophelie Gondelle dan perwira polisi Prancis David Du Pays, mengaku melihat sang kapten dengan ditutupi selimut berada dalam sebuah sekoci, jauh sebelum semua penumpang dievakuasi dari kapal.
Dalam wawancara itu, Schettin juga menegaskan tak melihat batu karang dalam peralatan nautikalnya. Sistem navigasi kapal juga tidak menangkap adanya batuan besar di laut itu.
"Dalam momen tertentu, kita harus membuat keputusan dan memahaminya dengan semua alternatif yang terbaik. Faktanya, saya yakin hampir semua penumpang berhasil diselamatkan," kata Schettin.
(mad/mad)











































