Ledakan bom itu terjadi di sebuah pasar di Jamrud, salah satu kota di wilayah konflik Khyber yang juga digunakan sebagai rute pasokan utama bagi pasukan NATO di Afghanistan.
"Ledakan itu menewaskan 23 orang dan melukai lebih dari 50 lainnya," kata seorang pejabat pemerintah senior setempat, Jamil Khan seperti dilansir kantor berita AFP, Selasa (10/1/2012).
Seorang pejabat pemerintah setempat lainnya, Shakeel Khan Umar mengkonfirmasi ledakan tersebut. Namun menurutnya, otoritas masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab ledakan.
"Kami sedang mencoba memastikan sifat ledakan tersebut apakah itu bom yang ditanam atau apa," ujarnya.
Sejauh ini belum ada pihak yang mengklaim bertanggung jawab atas ledakan tersebut. Namun sebelumnya kelompok Taliban Pakistan telah beberapa kali mengklaim bertanggung jawab atas sejumlah serangan bom di negeri itu.
(ita/vit)











































