Seperti diberitakan Reuters, Senin (9/1/2012), ledakan itu berasal dari tempat parkir kendaraan yang berada tidak jauh dari kompleks pengadilan, tempat Anwar menerima vonis bebasnya.
Menurut keterangan polisi setempat, lima orang dilaporkan cidera ringan dan beberapa kendaraan roda empat dan sepeda motor rusak akibat ledakan itu. Polisi menduga ledakan itu berasal dari bom rakitan. Namun belum diketahui siapa pelaku peledakan tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Para pendukung membentuk pagar betis saat Anwar berjalan menuju kawasan masjid. Presiden Partai Keadilan Rakyat, Azmin Ali, yang ikut hadir dalam sidang itu juga mengucapkan terima kasih kepada pengadilan Malaysia.
Pengadilan Tinggi Malaysia membebaskan Anwar Ibrahim dari dakwaan sodomi terhadap mantan asistennya, Mohd Saiful Bukhari Azlan. "Pengadilan Tinggi melepaskan Anwar dari segala tuntutan," ujar Ketua majelis Pengadilan Tinggi, Mohamad Zabidin Mohd Diah.
Pemimpin oposisi Malaysia itu sebelumnya terancam hukumannya 20 tahun penjara.
(fiq/vit)











































