"Jumlah korban sangat besar dalam seragan udara pada Jumat lalu," ujar juru bicara militer Kenya, Kolonel Oguna Cyrus. Cyrus menambahkan, serangan itu menghantam posisi pemberontak di Kota Garbaharey di Somalia Selatan.
"Korban dari pihak al-Shabab sekitar 60 atau lebih. lebih dari 50 orang lainnya terluka," kata Oguna seperti diberitakan Al-Ajazeera, Minggu (8/1/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pihak al-Shabab membantah laporan militer Kenya terkait jumlah korban. Al-Shahab menyebut jumlah itu adalah sebuah kebohongan.
Kenya telah mengirim pasukannya melintasi perbatasan ke Somalia pada bulan Oktober untuk menyerang para milisi karena diduga terkait dalam serangkaian penculikan. Penculikan itu telah mengancam industri pariwisata Kenya yang merupakan sumber utama pendapatan bagi negara itu.
Al-Shabab telah berperang melawan pemerintah Somalia yang lemah. Pejuang al-Shabab menguasai sebagian besar wilayah Somalia tengah dan selatan.
(fiq/gah)










































