"Aung San Suu Kyi memberitahu Perdana Menteri Yingluck soal harapannya untuk memenangkan pemilu dan Yingluck pun menyampaikan dukungan dan harapannya bahwa Aung San Suu Kyi akan menang," ujar juru bicara pemerintah Thailand, Titima Chaisang, kepada kantor berita AFP, Rabu (21/12/2011).
Pertemuan Yingluck dan Suu Kyi digelar pada Selasa (20/12) kemarin di Yangon, selama 1,5 jam. Pertemuan pertama Suu Kyi dengan pemimpin negara lain ini digambarkan berjalan dalam 'suasana yang baik'.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Thailand dan Myanmar merupakan mitra strategis. PM Yingluck sendiri telah menyatakan dukungannya bagi rekonsiliasi yang tengah berlangsung di Myanmar.
"Kami telah melihat itikad baik pemerintah Myanmar yang mau terbuka dan memulai pengembangan demokrasi di wilayahnya," tutur Yingluck kepada wartawan usai kunjungan ke Myanmar.
Diketahui sejak Maret lalu, junta militer Myanmar membuka keran demokrasi. Mereka membebaskan tokoh pro demokrasi Aung San Suu Kyi dan memberinya kesempatan untuk berpartisipasi pada pemilu Myanmar mendatang. Namun, belum ditetapkan tanggal pasti pemilu Myanmar akan digelar.
(nvc/nrl)










































