"Angka kematian sudah mencapai 102 orang," ujar seorang hakim distrik 24, Narayan Nigam Swarup, seperti dikutip dari channelnewsasia.com, Kamis (15/12/2011).
Mereka yang tewas berasal dari 10 desa yang berada di dekat perbatasan Bangladesh. Tiga rumah sakit terdekat juga telah dipersiapkan untuk menampung korban yang mengkonsumsi minuman keras dengan campuran zat kimia tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Peristiwa itu terjadi ketika penduduk desa mengkonsumsi minuman keras pada Selasa (13/11) lalu, di tenda dekat Stasiun Kereta Api Sangrampur. Sesaat setelah meneguk minuman keras, warga kemudian mengalami mual dan muntah-muntah. Mereka juga mengeluh sakit perut.
(lia/vit)










































