Istri Capres AS Herman Cain Bentuk Kelompok Dukung Suaminya

Istri Capres AS Herman Cain Bentuk Kelompok Dukung Suaminya

- detikNews
Sabtu, 03 Des 2011 19:00 WIB
Istri Capres AS Herman Cain Bentuk Kelompok Dukung Suaminya
Washington - Dituding selingkuh dengan wanita lain, kandidat calon presiden (capres) dari Partai Republik, Herman Cain mendapat dukungan dari sekelompok perempuan yang menamakan diri 'Women for Herman Cain'. Ternyata, kelompok pendukung ini dipimpin oleh istri Cain, yakni Gloria.

Demikian seperti diberitakan AFP, Sabtu (3/12/2011). Kelompok pendukung Cain ini mengkampanyekan, terutama kepada para perempuan, untuk memilih Herman Cain sebagai presiden AS pada pemilu 2012 mendatang. Kelompok ini bisa dilihat di http://www.hermancain.com/wfhc.

"Persekutuan online dari para wanita yang didedikasikan untuk membantu pemilihan Herman Cain sebagai presiden AS selanjutnya," demikian seperti tertulis dalam situs tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kelompok ini bahkan menyebut Cain sebagai sosok yang sangat mendukung wanita di sepanjang hidupnya. Dalam situs tersebut, para perempuan juga diminta untuk memberikan dukungannya terhadap Cain.

Dari sejumlah pesan yang di-posting dalam situs tersebut, sebagian besar justru memaki-maki si wanita yang mengaku memiliki affair dengan Cain selama 13 tahun. Sebagian juga ada yang meminta Cain untuk tetap mencalonkan diri pemilu 2012 mendatang.

Cain dijadwalkan untuk melakukan kampanye di markas besarnya di Atlanta, Georgia, Sabtu ini waktu AS. Dikabarkan bahwa ia akan memberikan 'pengumuman penting' di sana. Diduga, pengumuman ini terkait dengan keikutsertaannya dalam pencalonan presiden AS, apakah dia akan tetap lanjut atau tidak.

Herman Cain menjadi pesaing kuat Presiden AS Barack Obama pada pemilu presiden 2012, November mendatang. Munculnya tudingan pelecehan seksual dari 4 wanita sempat menggoyahkan elektabilitasnya. Ditambah tudingan peselingkuhan dari seorang wanita pengusaha asal Atlanta bernama Ginger White. Atas semua tudingan tersebut, Cain dengan tegas telah membantahnya.


(nvc/fjp)


Berita Terkait