AS diminta untuk mengosongkan pangkalan tersebut dalam waktu 15 hari.
Seperti diberitakan Press TV, Rabu (30/11/2011), AS pun memutuskan untuk mengosongkan pangkalan udara tersebut. Selama ini pangkalan itu biasa digunakan oleh pesawat-pesawat tak berawak AS untuk melancarkan serangan dalam memburu para militan Al Qaeda dan Taliban.
Desakan Pakistan untuk mengosongkan pangkalan udara tersebut sebagai bentuk kemarahan Pakistan atas serangan udara NATO yang menewaskan 24 tentara Pakistan pada 26 November lalu. Atas serangan itu, Pakistan juga memblokir rute pasokan logistik pasukan Amerika ke Afghanistan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Serangan itu semakin memperkeruh hubungan Islamabad dan Washington yang sudah renggang sejak setahun terakhir, khususnya usai operasi pasukan AS ke Pakistan yang menewaskan pemimpin jaringan Al Qaeda, Osama bin Laden pada Mei lalu.
(fiq/ita)











































