Seperti diberitakan Reuters, Rabu (30/11/2011), politisi Mohamed ElBaradei mengatakan, beberapa preman menyerang kerumunan massa yang sedang duduk di lapangan Tahrir. Mereka terus menuntut Dewan Militer untuk turun dari jabatannya. Atas serangan tersebut, 27 orang dilarikan ke rumah sakit terdekat.
Kekerasan ini terjadi setelah masa tenang selama dua hari menyusul pelaksanaan pemilu tahap pertama bagi rakyat Mesir, sejak Presiden Hosni Mubarak turun dari jabatannya Februari lalu.
Seorang pemimpin demonstran mengatakan, pecahnya bentrokan itu saat sebuah kelompok tidak dikenal berusaha masuk ke tengah lapangan. Rekaman televisi setempat menunjukkan sebuah bom molotov dilemparkan ke tengah kerumunan massa dan meledak tidak jauh dari perkemahan para pengunjuk rasa.
Kelompok preman sering digunakan oleh kelompok pro-Mubarak yang mencoba untuk mengintimidasi para pengunjuk rasa di lapangan Tahrir. Saksi mata lainnya mendengar 10 kali suara tembakan dari tengah lapangan Tahrir.
(fiq/mad)











































