"Kabinet sebelumnya selama 60 tahun begitu diberi banyak kekuatan oleh presiden di republik ini," kata Ganzuri dalam sebuah konferensi pers setelah terpilih menjadi Perdana Menteri Mesir, seperti ditulis AFP, Sabtu (26/11/2011). Ini adalah pernyataan publik pertamanya setelah penunjukannya.
Ganzuri sendiri mengaku telah diberikan kekuasaan jauh lebih besar oleh Husni Mubarok saat menjadi Perdana Menteri pada tahun 1996 hingga 1999.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Februari lalu, saat revolusi rakyat berhasil melengserkan Mubarak dari tahtanya, Ganzuri dikabarkan pergi menjauh dari Mesir. Hal ini justru menjadikan dia sebagai calon pemimpin potensial bagi pemerintahan transisi Mesir.
Ganzuri yang lahir pada tahun 1933, pernah menjabat sebagai Menteri Perencanaan dan Kerjasama Internasional sebelum menjadi perdana menteri. Ia merintis karirnya sendiri dengan bekerja untuk memperkuat hubungan antara Mesir dan Bank Dunia serta Dana Moneter Internasional (IMF).
(anw/anw)











































